Pengisian IKU
Pemerintah Daerah
RPJMD RPJMD 2025 - 2029 (2026 - 2030)
Pilih Pengisian Indikator Kegiatan Utama
Indikator Kegiatan Utama Sekarang
INDIKATOR KINERJA UTAMA KAB.MAGETAN TH.2025-2029
| No | Tujuan/Sasaran | Indikator | Definisi Operasional/Formulasi | Sumber Data | Penanggung Jawab | Satuan | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | Aksi | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | ||||||||
| No | Tujuan/Sasaran | Indikator | Definisi Operasional/Formulasi | Sumber Data | Penanggung Jawab | Satuan | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | |||||||
Tambah Data
Finalisasi Indikator Kinerja Utama
| No | Tujuan/Sasaran | Indikator | Definisi Operasional/Formulasi | Sumber Data | Penanggung Jawab | Satuan | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | Target | Realisasi | ||||||||
| 1 | Terwujudnya SDM Unggul, Berdaya Saing dan Harmonis | Indeks Pembangunan Manusia (IPM) | IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk) yang dibentuk dari 3 dimensi dasar yaitu Umur panjang dan hidup sehat, Pengetahuan, Standar hidup layak.
| BPS | DINKES, RSUD dr. SAYIDIMAN MAGETAN, DPPKB PP dan PA, DLH dan PANGAN, DIKPORA | Indeks | 77.74 | 78.09 | 78.81 | 79.15 | 79.88 | ||||||
| 2 | Terwujudnya SDM Unggul, Berdaya Saing dan Harmonis | Indeks Harmoni Indonesia (IHai) Kabupaten Magetan |
| Survei dengan data sektoral dari berbagai instansi pemerintah | BAKESBANGPOL | Indeks | 7.08 | 7.11 | 7.14 | 7.17 | 7.20 | ||||||
| 3 | Meningkatnya Kualitas Infrastruktur Daerah | Indeks Infrastruktur | Indeks Infrastruktur Kabupaten adalah ukuran komposit yang menggambarkan tingkat ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas infrastruktur dasar di suatu kabupaten, dihitung dari gabungan beberapa dimensi infrastruktur (transportasi, energi, air bersih & sanitasi, telekomunikasi, dan perumahan) yang dinormalisasi ke skala tertentu (misalnya 0–100)
Hasil Indeks Skala 0 – 100 Kategori: 0–40 = Rendah 41–60 = Sedang 61–80 = Baik 81–100 = Sangat Baik | BPS, DPUPR, DISKOMINFO, DIPERKIM | DPUPR, DISHUB, DISKOMINFO, DISPERKIM | Indeks | 89.88 | 89.94 | 90 | 90.06 | 90.12 | ||||||
| 4 | Meningkatnya nilai tambah ekonomi daerah berbasis potensi unggulan | Persentase Pertumbuhan PDRB Sektor Pertanian | Definisi Operasional
Formulasi Perhitungan :
Keterangan: PDRBt   = Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian  pada tahun t, harga konstan (year-on-year). PDRBt−1= Nilai PDRB sektor pertanian pada tahun sebelumnya. Catatan: | BPS | DTPHP, DISNAKKAN | % | 1.92 | 2.17 | 2.42 | 2.67 | 2.93 | ||||||
| 5 | Meningkatnya nilai tambah ekonomi daerah berbasis potensi unggulan | Persentase Pertumbuhan PDRB penyediaan Akomodasi dan Makan Minum | Definisi Operasional
Keterangan:
| BPS | DISBUDPAR,DISPERINDAG | Persen | 7.35 | 7.37 | 7.39 | 7.40 | 7.41 | ||||||
| 6 | Meningkatnya Kualitas Lingkungan yang Berkelanjutan | Indeks Kualitas Lingkungan Hidup | IKLH Kabup ten/ Kata:
Formulasi perhitungan: IKLH = (0,376 x IKA) + (0,405 x IKU) + (0,219 x IKL) Â Keterangan:
Nilai skala 0–100: semakin tinggi semakin baik. | PermenLHK Nomor 27 Tahun 2021 | DLH DAN PANGAN | Indeks | 70.79 | 70.87 | 70.94 | 71.02 | 71.10 | ||||||
| 7 | Menurunnya Angka Pengangguran dan Menumbuhkan Kewirausahaan | Tingkat Pengangguran Terbuka |
| BPS | DINAS TENAGA KERJA | % | 3.08 | 2.98 | 2.87 | 2.78 | 2.67 | ||||||
| 8 | Terciptanya Birokrasi Pemerintahan yang Profesional Adaptif dan Transparan | Indeks Reformasi Birokrasi | Defiinisi Operasional: Pengukuran reformasi birokrasi dengan melakukan penilaian hasil evaluasi kinerja instansi pemerintah dalam menerapkan berbagai prinsip reformasi birokrasi, seperti peningkatan pelayanan publik, peningkatan kualitas SDM dan perbaikan tata Kelola Pemerintahan Rumus Perhitungan : Penilaian atas implementasi kebijakan RB (immediate outcomes) oleh para Instansi pengampu kebijakan dan capaian sasaran strategis yang merupakan outcomes dari implementasi kebijakan RB (imtermediate outcomes) oleh Deputi RBKUNWAS selaku coordinator (UPRBN) dan Kementerian/Lembaga yang menjadi leading institution kebijakan RB pada Tingkat meso
| KEMENPAN RB | SEKRETARIAT DAERAH dan SEMUA PERANGKAT DAERAH | Indeks | 90.57 | 92.18 | 93.80 | 95.42 | 97.04 | ||||||
| 9 | Meningkatnya Kesejahteraan Masyarakat | Angka Kemiskinan | Head Count Index (HCI-P0), adalah persentase penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan (GK)
Keterangan : α = 0 z = garis kemiskinan. yi = Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan (i=1, 2, 3, ...., q), yi < z q = Banyaknya penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan. n = jumlah penduduk. | BPS | DINSOS, DIKPORA, DINKES, DISPERKIM, DPUPR, DPMD, DINKOP UM, DISNAKER, DTPHP, DISNAKKAN, DISPERINDAG | Persen | 8.62 | 8.24 | 7.95 | 7.84 | 6.53 | ||||||
| 10 | Menurunnya Angka Pengangguran dan Menumbuhkan Kewirausahaan | Pertumbuhan Nilai Omset Koperasi dan Usaha Mikro | Pertumbuhan Nilai Omset Koperasi dan Usaha Mikro | PD Pengampu Urusan Koperasi dan UM | PD Pengampu Urusan Koperasi dan UM | % | 1.17 | 1.23 | 1.28 | 1.31 | 1.35 | ||||||



